Dilema Carseat

Kalau kamu sering wara wiri dengan kendaraan pribadi dan punya bocah cilik yang selalu ngekor, artinya kamu butuh carseat!

Carseat itu apa ya?

Carseat adalah kursi khusus bayi (ya eyalaah..) yang didesain khusus agar anak kita aman dan ajeg selama kita berkendara di mobil. Desainnya juga disesuaikan dengan ukuran anak-anak, sehingga kalau terjadi kecelakaan anak-anak juga seaman orang dewasa yang mengenakan sabuk pengaman (sabuk pengaman mobil kan nggak compatible sama ukuran badan bocah).Car seat sendiri ada 2 tipe, yaitu infant carseat yang berbentuk seperti keranjang dan menghadap belakang, dan toddler carseat yang bentuknya seperti kursi menghadap ke depan.

Baby gear yang satu ini memang belum terlalu populer di Indonesia. Mungkin karena kita kebiasaan bawa anak-anak dengan kendaraan sambil dipangku. Padahal, kalau terjadi kecelakaan, anak-anak itu bisa mental dengan sangat gampang dan pastinya berbahaya buat mereka. Di negara maju, keluarga yang baru melahirkan wajib membuktikan kalau mereka punya carseat untuk membawa pulang bayinya demi keamanan si bayi.

Saya sudah sangat aware dengan urgensi carseat karena saya sering bepergian dengan anak-anak. Selain aman, carseat juga mengajarkan kita untuk mandiri. Dengan anak yang duduk aman di carseat, kita bisa mengemudi dengan tenang dan nggak perlu repot bawa asisten atau keluarga. Walhasil, waktu lahiran anak pertama, mertua nanya mau dikasih hadiah apa dan saya dengan mantap menjawab “carseat”. Mereka cuma heran karena mungkin benda itu belum populer di zaman dahulu hehehe…

Ndilalah yang dibeliin ibu mertua ternyata infant carseat, jadi cuma bisa dipakai sampai umur 1 tahun saja hiks hiks.. padahal ada carseat yang bisa dwifungsi sehingga nggak perlu beli lagi carseat yang hadap depan. Akhirnya setelah si kakak umur 1 tahun, saya jadi sering ajak ART saya buat megang si kakak.

Eh makin si kakak gede makin ngelunjak. Awalnya minta duduk di depan. Lama-lama selama perjalanan berdiri di kursi depan dan nggak mau duduk. Kacau.

Klimaksnya adalah saat saya sekeluarga harus pergi ke bandung berempat saja. Saya,ย suami, si kakak dan si adik. Si adik mah tenang aja ngumpet di carseat infant warisan kakaknya.. Nah si kakak ini belum punya carseat sendiri huhuhuhu. Jadilah selama perjalanan ke bandung doi berdiri di kursi depan, dan endingnya minta dipangku suami terus tidur dipangkuan suami. Di jalan tol cipularang.

Bahaya? Emaaangg…ย Makanya saya langsung bergalau ria mikirin carseat buat si kakak.

Pertimbangan saya untuk nggak langsung beli carseat adalah karena itu gear mahal. Harganya di atas 1 juta, dan takutnya kalau udah beli dia nggak betah. Sempat mempertimbangkan untuk sewa, harga sewanya juga lumayan ternyata. Dan carseat itu sangaaat makan tempat. Berhubung mobil sharing sama mamah, asa rempong banget ya dlm 1 mobil yang cuma 2 row ada 2 carseat.

Sampai saya menemukan benda bernama portable car seat – aslinya mah cuma kayak sabuk pengaman khusus bocah yang bisa dipasang di kursi mobil. Daripada si bocah bernanuver di mobil, coba beli dulu deh. Kebetulan harganya pun cukup terjangkau.

 

Image result for portable carseat kiddy

Macem ini portable carseatnya, maaf ya dek tante pinjem mukanya hoho

Pas banget saat kita mau pergi jalan-jalan, datanglah kiriman carseat portable ini, horeee… Kami langsung pasang di kursi depan mobil.

Dan ternyata si kakak sangat antusias dengan mainan barunya! Dia duduk tenang sepanjang perjalanan, malah bisa tidur pula. Kalau dari wujudnya saya lihat cukup meyakinkan, in case terjadi tabrakan anaknya ngga akan mental insya Allah. Akhirnya bisa pergi ke luar kota berempat saja dengan tenang… fyuuh… Dan dompet selamat jadi nggak usah beli carseat juta juta hehe.

Jadi sekarang kalau bepergian, biasanya bapak menyetir, kakak dan portable carseat nya di depan, adik di infant carseat di belakang driver, dan saya di sebelah adik ๐Ÿ˜€Sebenarnya kalau anggota keluarga sudah segini idealnya mobilnya mpv, tapi ya namanya jg mobil sharing, mudah2an Allah berkahi kendaraan keluarga kami juga supaya kami selalu selamat di perjalanan ๐Ÿ˜‰

Jadi, nggak ada salahnya mencoba portable carseat untuk safety bocah di perjalanan ๐Ÿ™‚

 

Advertisements

16 thoughts on “Dilema Carseat

    • halo mba tatats salam kenal yaa.. tinggal di belanda ya? aku dulu waktu ke aussie aja deg2 ser bawa anak 9 bulan krn gak ada carseat.. tkt ditolak2 naik kendaraan umum.. untung naik bus dll aman aja digendong2, heuheu

    • salam kenal jugaa ๐Ÿ˜‰

      boleh coba portabel carseatnya sekalian latihan anak2 buat mengenal safety di mobil.. *kok aku kaya jualan ya haha* kan pegel juga mangku terus ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s