Dress Yourself Up!

Minggu lalu, grup FB ITBMH gempar dengan sebuah posting dari seorang member senior yang baru saja kenalan dengan seorang instruktur senam yang sering melatih “artis bayaran” yang suka melayani pria2 hidung belang berkantong tebal. Konon katanya mereka tiap hari senam kegel pake instruktur, sebelum service mereka nyalon, senam, merawat diri dll. Pokoknya yang penting “layanan prima, penampilan oke, aksi menakjubkan, jepitan mantap.” Hii. Soal biaya? Bodo amatan… wong yang short time pemula aja bisa dapet 5 juta sekali pakai. Hohoho.

Yang di highlight adalah: sebisa-bisanya pria menjaga pandangan, banyak wanita2 kurang baik yang rajin menjaga penampilan dan performanya siap menerkam suami kita di kala lengah.

Hiks.

—-

Postingan tadi sepertinya menjadi tamparan besar buat banyak ibu-ibu termasuk saya, yang dengan excuse ngurusin bocah, bentuknya jadi nggak jelas πŸ˜‚

Di rumah sehari-hari pake baju kaos belel. Olahraga? Boro-boro. Terakhir senam, ya senam hamil *lemah*

Soal baju, kebiasaan di rumah pakai kaos gombrong dan celana batik yang belel. Waktu sebelum menikah, emang nggak jadi masalah karena saya selalu pulang kantor malam dan berangkat pagi-pagi. Tidur gak sampai 8 jam, bangun langsung mandi dan kabur lagi ke kantor (work was my life hahaha).

Begitu menikah dan jadi IRT, jreng. Baru sadar – kenapa koleksi baju saya tuh kok begini amat ya? πŸ˜… makin hari makin tersadarkan bahwa baju yang dulu hobi saya pakai di rumah itu gak pantas. Lalu terinspirasi juga dari Bu Septi founder Institut Ibu Profesional, beliau nggak mau terlihat lusuh di rumah. Beliau sebagai Ibu harus profesional, pake bajunya juga harus rapi dong walaupun di rumah.

Akhirnya saya pun memutuskan untuk insaf. Kaos gombrong belel saya masukin ke kardus. Celana batik pendek aneh juga masuk ke kardus. Baju gamis yang udah jarang dipakai jalan, dijadikan baju ‘ngantor’ di rumah. Mulai merencanakan budgeting untuk pengadaan baju tidur layak pandang (bukan lingerie ye, masuk angin sayamah pake kayak gituan, geuleuh juga makenya).

Untuk pakaian di rumah, beberapa menyarankan pakai h&m karena modelnya lucu-lucu. Nyontek model aja kali ya,aselinya mah beli di plaza semanggi aja demi pengiritan πŸ˜€

Pinterest: @ theapresgal ❄△ | Jammies on, hot cuppa tea & teddy bear slippers. Ideal.:

No kaos belel dan batik lusuh, yes? Don’t be an eyesore:)

Untuk penampilan di rumah, beberapa orang merekomendasikan untuk memakai make up di rumah. Cuma kalo dipikir-pikir ribet kan ya, ketemu suami udah malem, ngantuk pula. Bisi ketiduran sambil pakai make up lengkap, salah-salah jerawatan πŸ˜… saya lebih suka berinvestasi di skincare yang bagus dan cocok, jadi nggak usah dandan udah cakep (dengan harapan punya kulit macem artis korea – emangnya sulap). Plus suami saya sebenarnya lebih suka saya nggak dandan. Wong waktu nikahan aja beliau shock liat muka istrinya didandaninΒ πŸ˜›

Awalnya saya beli bodyshop aja masih suka mikir, diirit-irit, kalau bisa ya ganti merk yang lebih murmer. Tapi setelah gonta-ganti merk kok ya cocoknya sama yang itu. Padahal suka guilty feeling kalau beli bodyshop karena harganya yang lumayan (padahal mah habisnya juga lama sih). Tapi kemudian suami dikasihtau seniornya di kantor (laki-laki): “Nggak apa-apa kali istri dikasih skin care yang bagusan, investasi itu. Nanti ke depannya yang menikmati kan kita juga.”Β πŸ˜€

Oh iya banyak teman-teman yang sudah 30an menyarankan untuk pakai SK-II FTE, konon hasilnya luwarbiasa sekali (harganya juga..). Karena penasaran, impulsif dan atas nama ‘berniat berhias untuk suami’, akhirnya saya beli…. testernyaΒ πŸ˜› Bodo amat seuprit, itaqullahu mastatho’tum hahahah.

Minimal + Classic: la sombra de ojos es perfecta:

Gimana yak biar bisa muka cring kaya gini tiap hari…. (tapi ini mah mbaknya udah cakep dari sananya)

Kesehatan tubuh dari dalam juga sangat penting. Mau dandan tebel macem syahrini, kalau tubuh kita nggak sehat pasti kelihatan kok. Saya adalah saksi hidup transformasi teman saya yang sekarang jadi sering olahraga. Tanpa harus pakai make up aneh-aneh, wajahnya sudah terlihat segar dan jadi semakin cantik.

Aku kok nggak olahraga?

Gimana ya anak 2 masih kecil-kecil… *excuse*

Sebenarnya saya sudah download apps skimble di HP, apps ini menyediakan set-set workout sesuai dengan waktu dan intensitas yang kita inginkan. Padahal mah dulu saya atlet taekewondo lho, kenapa sekarang jadi kayak ager-ager gini ya πŸ˜‚

Makanan juga harus dijaga. Gorengan dan gula berlebih itu musuh sebenarnya. Walaupun saya doyan tapi ya emang harus dikurang-kurangin. Walhasil sekarang banyak stok nanas dan pisang di rumah kalau lagi pengen manis makan buah aja hehe…. Jadi inget waktu bulan ramadhan benar-benar stop minuman manis dan hanya makan kurma aja, malah lebih enak di badan. Minum air juga harus minimal 2 liter sehari. Love your body and your body will thank you πŸ˜ƒ

Tapi pada akhirnya, sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita solehah — di poin inilah kita berpeluang untuk mengalahkan mereka itu. Muka pake SK-II, tas pake hermes kalo akhlak ala maklampir kan ya kabur juga orang πŸ˜‚

Jaga sholat kita, hiasi wajah kita dengan wudhu. Bentengi diri kita dengan zikir, perindah ucapan kita dengan tilawah Al-Qur’an. Buat yang udah nikah, baca lagi hak dan kewajiban suami. Buat yang belum nikah, baca juga aja, nanti suaminya seneng deh punya istri pintar.

Mengutip kata Bu Michelle Obama dari laman facebooknya (kalau gak salah): “If you see other’s grass is greener than yours, don’t whine. Step up and water yours.”

Kalo rumput tetangga lebih hijau, gak usah misuh-misuh, urusin aja rumput halaman sendiri biar gak kalah hijau πŸ˜›

Akhir kata, Allah lah yang maha membolak-balikkan hati manusia. Mari kita maksimalkan ikhtiar kita untuk membahagiakan pasangan kita πŸ™‚

 

Advertisements

6 thoughts on “Dress Yourself Up!

  1. Baca ini inget gosip Nikita Mirzani yg berantem sama Istri salah seorang pejabat daerah gegara suaminya selingkuh sama NM ini. Ironisnya, istri si pejabat malah mirip Barbie dan menurut saya mah lebih oke dari NM. Jadi klo liat kasus itu mah gimana suaminya juga kali ya πŸ˜€
    Mudah2an suami kita tetep soleh dan ikhtiar untuk membahagiakan suami dihargai dengan baik dengan ga lirik2 yg lain πŸ™‚

    • hehe iyaa yg penting kita berjuang *yoshh*. kalo emang kejadian spt itu (naudzubillahi min dzaalik sih..) kan setidaknya di kitanya g ada beban krn udah berusaha.. πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s