Tantangan Kemandirian – Day 1

Sesungguhnya anak yang mandiri adalah impian semua orangtua, apalagi menurut buku montessori banyak hal yang sudah bisa diajarkan kepada anak saat ia menginjak usia 3 tahun. Nah, si kakak sebentar lagi 3 tahun dan kelas Bunda Sayang IIP menantang kami untuk melatih kemandirian si kakak dalam sebulan ke depan.

Soal mandiri, sebenarnya si kakak sudah cukup berminat untuk melakukan macam-macam seperti: mandi sendiri, sikat gigi, buka-pakai baju dan celana, makan sendiri, bahkan menyiapkan MPASI untuk adiknya!

Minat anak, ada. Ilmu, ada. Buku, ada. Yang gak ada apa dong? KESABARAN IBUNYA, ahahaha. Saya seringkali memotong minatnya hanya karena saya nggak sabar dan ingin dia mengerjakan semua lebih cepat.

Sesungguhnya memang melatih anak mandiri itu sangat makan ati di 6 bulan pertama. Tapi saya semakin legowo dengan fakta ini dan berusaha santai kalau tuangan bubur adik dari blender ke wadahnya agak berantakan. Santai kalau memang buka dan pakai baju sendiri itu butuh waktu lebih lama dan masih harus diarahkan supaya nggak terbalik dan berakhir dengan 2 kaki di 1 lubang kaki celana yang sama. Ya mana ada si manusia yang tiba-tiba bisa mandiri secara sempurna, emangnya Nabi Isa AS dari orok udah pinter ngobrol 😀

Jadi, inilah jadwal pelatihan kemandirian anak bulan ini:

Week 1: makan sendiri dan berpakaian/lepas baju sendiri (+meletakkan baju kotor di tempatnya)

Week 2-3: toilet training

Week 4: merapikan mainan

Untuk pekan pertama, saya hanya memurojaah kemampuan yang sebenarnya dia sudah bisa tapi tidak konsisten saya jalankan. Pekan kedua dan ketiga, saya harus memulai apa yang tidak berani saya mulai: toilet training hahaha.. sementara setelah TT selesai saya mau mencoba membiasakan merapikan mainan.

Untuk hari pertama ini, si kakak sudah mau memakai bajunya sendiri, namun saya masih terkendala soal makan. Kakak adalah anak yang termasuk susah makan, dan baru beberapa minggu ini selera makannya membaik. Masalahnya untuk itu makannya memang harus disuapi. Kalau disuapi, makannya bisa banyak. Sementara tadi saya suruh makan sendiri, baru beberapa suap dia sudah terdistraksi dengan mainan robotnya dan kemudian melarikan diri.. hiks hiks. Mungkin perlu diminta makan di high chair supaya bisa fokus makan sendiri…

Semoga hari-hari berikutnya bisa lebih lancar, semangat 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s