Adu Gila

​Jika saat hijrah kita ketemu batu rintangan, dibilang “jangan gitu2 amat lah dalam beragama” atau se ekstrim-ekstrimnya dibilang “lo udah gila ya”
Ingatlah:

Nabi Ibrahim diperintahkan Allah meninggalkan istri anaknya di tengah padang batu (kelak menjadi mekkah) dilakukan dengan yakin karena imannya kepada Allah
Nabi Ibrahim diperintahkan menyembelih anak kesayangannya, dan keduanya ikhlas karena Allah
Nabi Ibrahim adalah anak dari pembuat berhala ternama pada zamannya, dan menjadi ‘rebel’ dengan nebasin leher semua berhala kecuali satu – digantungkannya kapak di leher berhala terakhir. Saat orang-orang menuduh Ibrahim, beliau hanya menjawab, “Tanya aja sama patung yang itu tuh.” Lalu masyarakat murka dan membakar beliau hidup-hidup tapi pun gagal atas izin Allah 😅 Kalau dibilang merusak martabat keluarga (dengan standar jahiliyah zaman itu), ya kurang rusak gimana 😂
Kalau usaha beriman mau dibilang ‘gila’ dan ‘ngeyel’.. Monggo aja diadu ‘gila’ dan ‘ngeyel’ sama beliau ini.

Beliau dijuluki kekasih Allah bukan tanpa alasan. Mau jadi kekasih Allah dan masuk surga ya apa bisa sambil nonton TV sambil makan cireng?
(Cerita ini hanya untuk orang-orang yang percaya 😄)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s